ALT_IMG

Do you know Green Computing?

Ya , memang kita mengetahui arti dari Green Computing itu dari segi teorinya saja , tetapi sudahkah anda menerapkan Green Computing pada kehidupan anda ? Jika belum , lakukanlah .. karena Green Computing bermanfaat bukan hanya untuk diri anda sendiri tetapi untuk orang lain , bahkan untuk kelestarian bumi kita ini .. Readmore...

ALT_IMG

Seberapa pentingkah DNS?

DNS yang merupakan singkatan dari Domain Name System , yaitu suatu layanan yang berfungsi untuk menterjemahkan penomoran IP Address menjadi Domain ataupun sebaliknya. Pentingkah DNS untuk kehidupan kita yang serba menggunakan internet ini ? Jika penasaran silahkan baca Artikel berikut ini .. Readmore..

Alt img

Mengaktifkan USB di VirtualBox

VirtualBox merupakan software virtualisasi yang OpenSource , dimana pemakaiannya bisa dibilang di Gratiskan hanya bermodalkan koneksi internet dan mengunduhnya langsung, tutorial ini dibuat bertujuan untuk membantu teman-teman yang kesulitan saat mengaktifkan USB Flashdisk di VirtualBox, dan untuk kali ini OS yang saya gunakan adalah Linux Ubuntu 10.10 . Lebih lengkapnya silahkan klik link berikut ini Readmore...

ALT_IMG

Perintah Dasar Linux

Bagi siapapun orang yang bersangkutan dengan linux , pastinya takut akan command linenya yang berbasis text , untuk itu saya posting perintah dasar linux ini agar para pembaca sekalian bisa mempelajari command dengan mudah dari basicnya. Mungkin postingan kali ini bisa mengubah asumsi pembaca kalian yang menganggap command line itu menyeramkan menjadi menyenangkan.. Readmore...

ALT_IMG

Apa sih Wifi ?

Untuk lebih memahami apa itu Wifi dan bagaimana kerjanya .. silahkan baca postingan berikut ini Readmore...

Sunday, November 16, 2014

(How-To) Membuat Forest Baru pada Domain Controller

Melanjutkan dari pembahasan di Chapter1 : Installasi Domain Controller (DC).

Pada pembahasan sebelumnya sudah dijelaskan bahwa domain merupakan suatu ‘wilayah’ di jaringan yang dalam hal ini merupakan jaringan berbasis Windows menggunakan Active Directory sebagai pusat otentikasi.


Melihat dari sisi strukturnya, forest dapat digambarkan dengan ‘sekolah’ dan domain dapat digambarkan dengan ‘kelas’. Tingkatan forest lebih tinggi daripada domain. Layaknya struktur sekolah, Forest dapat memiliki beberapa Domain didalamnya. Domainnya dapat dibuat sebagai child ataupun root domain baru tetapi masih berada dalam satu forest yang sama. 




Ketika DC membuat forest baru, otomatis akan terbuat juga 1 domain baru.
Jadi di forest tersebut terdapat 1 Forest dan memiliki 1 Domain. (1 sekolah yang memiliki 1 kelas) Kita pun dapat menambahkan ‘kelas’  baru sehingga Forest dapat memiliki banyak domain. Pada gambar dibawah ini, menunjukan banyaknya Forest = 1 dan Domain = 4 (termasuk child dan root domain) 




Jadi bisa kita simpulkan, 


Forest merupakan tingkatan wilayah yang paling tinggi di struktur logika dari Active Directory. 



Untuk membuat Forest baru, ikuti cara berikut ini:
  1. Klik Promote this server to domain controller, sehingga kita masuk ke Active Directory Domain Services Configuration. Klik Add new forest dan isi Root domain name yang diinginkan. Klik next dan Domain Controller Options akan terbuka.


  2. Isikan password dan confirm password, ini digunakan untuk kebutuhan DSRM (Directory Service Recovery Mode).



    Note! Domain Controller Options   
    • Password tersebut bukan password yang digunakan untuk Login ke domain controller (DC), melainkan password untuk keperluan DSRM (Directory Service Recovery Mode), yang digunakan untuk pemulihan/recovery jika nantinya terjadi kesalahan pada DC.

    • Jika anda memiliki rencana untuk menambahkan DC yang menggunakan versi terdahulu dari windows server ke forest yang telah dibuat, anda dapat mengaturnya dengan memilih versi windows dari drop-down list dari Forest functional level.
    • Jika anda memiliki rencana untuk menambahkan DC yang menggunakan versi terdahulu dari windows server ke domain yang telah dibuat, anda dapat mengaturnya dengan memilih versi windows dari drop-down list dari Domain functional level.
    • Jika sebelumnya kita sudah memiliki DNS Server, baik yang menggunakan Windows Server atau sistem operasi lain. Serta DC sudah dikonfigurasi untuk dapat digunakan dengan DNS Server tersebut, maka kita boleh saja menghilangkan ceklist (uncheck) pada Domain Name System (DNS) server.
    • Global Catalog dan Read Only Domain Controller (RODC) memang tidak menyediakan pilihan untuk check/uncheck karena domain controller pertama yang ada di forest secara otomatis akan menjadi Global Catalog Server dan pastinya tidak boleh menjadi read only domain controller.

  3. Klik next, pada DNS options dan akan muncul halaman Additional Options.


  4. Jika diperlukan, ubahlah NetBIOS domain name. Klik next untuk membuka halaman Paths

  5. Jika diperlukan, ubahlah lokasi penyimpanan AD DS database, log file dan SYSVOL. Klik next untuk lanjut ke halaman Review Options.


  6. Klik next pada halaman Review Options untuk membuka halaman prerequisites check.





    Note!

    AD DS Configuration Wizard akan melakukan pengecekan untuk menentukan apakah sistem yang kita gunakan sudah memenuhi persyaratan untuk berfungsi sebagai domain controller. Nantinya hasil dari pengecekan dapat berupa prosedur untuk melanjutkan ketahap selanjutnya ataupun peringatan yang mengharuskan kita melakukan tindakan tertentu sebelum server dapat menjadi domain controller. Setelah sistem melewati semua pemeriksaan, klik install. Proses instalasi forest baru akan berjalan.

  7. Selesai. Komputer akan melakukan restart otomatis. 


    Setelah semua tahapan sudah dilaksanakan, kita dapat Log on kembali ke Domain Controller menggunakan user yang memiliki hak administrative.

    Seperti yang sudah dijelaskan di atas. Jika sudah selesai menambahkan forest pada domain controller, kita dapat menambahkan DC baru ke forest yang sudah ada bahkan bisa menambahkan domain baru ke forest tersebut. 

     
Continue reading →
Tuesday, September 18, 2012

Pola Hidup Green Computing

   



Penerapan Green Computing:
                1.         Menggunakan perangkat berlogo "Energy Star"
                                                                 
       

        2.        Menggunakan power saver atau hibernasi
                                                                 
       

        3.        Sesuaikan pencahayaan pada laptop
                                                                 
       

        4.        Matikan wifi atau peripheral yang tidak digunakan
                                                                 
       

        5.        Mematikan program yang tidak diperlukan
                                                                 
       

        6.        Mematikan komputer saat tidak digunakan
                                                                 
       

        7.        Hindari mencetak dokumen
                                                                 
       

        8.        Gunakan printer inkjet untuk mencetak dokumen
                                                                 
       

        9.        Gunakan email untuk surat menyurat
                                                                 
       

       10.      Mengecilkan volume speaker dilaptop
                                                                 




Continue reading →
Friday, October 14, 2011

Perbedaan Unicast , Broadcast dan Multicast




    Unicast

Unicast adalah sebuah metode pengiriman data dimana data dikirimkan pada satu lokasi yang jelas , dan setiap lokasi yang menerima kemudian mengirimkan laporan penerimaan kepada pengirim. Disini, kualitas pengiriman data dapat dijamin, karena setiap kegagalan pengiriman akan diketahui oleh pengirim dan dapat melakukan pengiriman ulang. Sistem inilah yang secara umum digunakan pada sistem jaringan komputer saat ini. Analogi yang sesuai kasus di atas adalah, kartu ucapan lebaran dikirim dengan menggunakan jasa pengiriman tercatat kepada 1 alamat yang jelas. Apabila paket diterima, maka tanda bukti penerimaan akan diberikan kepada pengirim, sedangkan apabila paket tidak sampai, maka juga dilaporkan kepada pengirim.  Koneksi unicast adalah koneksi dengan hubungan one-to-one antara 1 alamat pengirim dan 1 alamat penerima.

     Broadcast
Broadcast adalah sebuah metode pengiriman data, dimana data dikirimkan ke banyak titik sekaligus, tanpa melakukan pengecekan apakah titik tersebut siap atau tidak, atau tanpa memperhatikan apakah data itu sampai atau tidak. Salah satu contoh penggunaan sistem ini adalah siaran televisi dan radio. Dimana stasiun siaran melakukan siaran terus menerus tanpa mempedulikan apakah ada pesawat televisi ataupun radio yang memonitor siaran tersebut. Analogi yang dapat digunakan adalah, kartu ucapan lebaran  dibagi-bagikan pada siapa saja yang lewat di sebuah jalan, tanpa mempedulikan siapa penerimanya. Pengiriman data dengan tujuan semua alamat yang berada dalam 1 jaringan. Aplikasi yang menggunakan metode ini akan mengirimkan ke alamat broadcast.

Multicast
Konsep multicast hampir sama dengan broadcast, dimana data dikirimkan kepada banyak titik sekaligus, namun perbedaannya adalah, titik tujuan dikelompokkan berdasarkan group-group tertentu melalui alamat groupnya. Hal ini akan mengakibatkan pengiriman menjadi lebih efektif dibandingkan broadcast namun dapat diterima jauh lebih banyak dibandingkan sistem unicast. Analoginya adalah, kartu ucapan lebaran dikirimkan secara besar-besaran kepada alamat tertentu yang merupakan target dari pengirim langsung ke alamat mereka. Pengiriman data dengan tujuan alamat group dalam 1 jaringan.     
Continue reading →
Saturday, August 27, 2011

Perintah Dasar GNU/Linux



Perintah-perintah (command) dasar di GNU/Linux di jalankan di suatu terminal shell yang biasa disebut terminal atau console. Terminal atau console ini dikenal dengan istilah Command Line Interface (CLI) yang bisa diaktifkan dengan cara klik menu Applications → Accessories → Terminal. Selain itu bisa juga dengan bekerja diconsole murni dengan menakan kombinasi tombol ctrl+alt+F1 dimana F1 bisa diganti sampai F6. Untuk kembali ke mode Grafical User Interface (GUI) tekan ctrl+alt+F7.
Berikut ini hanya beberapa command yang umum terdapat di setiap distribusi GNU/Linux khususnya distribusi Ubuntu.
  • addgroup
Fungsi : Untuk menambahkan grup pada sistem operasi.
Format :
addgroup nama_grup
  • apropos
Fungsi : Untuk mencari perintah pada sistem operasi yang mempunyai fungsi yang sama.
Format :
apropos nama_perintah
  • apt-get
Fungsi : Untuk meng-install aplikasi / paket yang kita inginkan ke dalam sistem operasi Ubuntu.
Format :
apt-get install nama_paket
  • aptitude
Fungsi : Untuk meng-install aplikasi / paket yang kita inginkan ke dalam sistem operasi Ubuntu tetapi aptitude ini membawa dan menginstall paket dependensi suatu software.
Keterangan : Perintah aptitude memiliki fungsi yang sama dengan apt-get
Format :
aptitude install nama_paket
  • at
Fungsi : Perintah yang berhubungan dengan koordinasi perwaktuan.
Format :
at
  • login
Fungsi : Untuk masuk ke dalam jaringan .
Keterangan : Setiap pemakai sah dari sistem UNIX mempunyai identifikasi pemakai sendiri (ID).


  • password
Fungsi : Memasukkan kata sandi setelah login.
Keterangan : Untuk pemakai yang baru didaftar oleh SUPER USER maka user tidak perlu memasukkan kata sandi. Untuk menjaga kerahasiaan, pengetikan tombol password tidak ditampilkan di layar.


  • login
Fungsi : Untuk membuat atau mengubah kata sandi .


  • who
Fungsi : Untuk mengetahui daftar pemakai yang sedang aktif (login).


  • finger
Fungsi : Finger mempunyai kegunaan hampir sama dengan who, hanya saja finger menyediakan informasi identitas user yang lebih lengkap dari ada who.


  • logout
Fungsi : Untuk keluar dari sistem atau mengakhiri satu sesi login .
Keterangan : Bila pemakai akan mengakhiri penggunaan terminal sebaiknya menjalankan perintah ini, agar hak akses pada log in-nya tidak disalahgunakan oleh orang lain yang tidak berhak.


  • exit
Fungsi : Untuk keluar dari sistem .
Keterangan : Sama dengan perintah log out.


  • whoami
Fungsi : Untuk mengetahui user siapa yang digunakan sedang login di suatu komputer/terminal.
Keterangan : Digunakan bila menemukan terminal yang belum logout atau exit dan ingin mengetahui milik siapa terminal tersebut diaktifkan.


  • date
Fungsi : Menunjukkan atau mengatur tanggal.


  • cal
Fungsi : Mencetak kalender mulai tahun 0000 s/d 9999.


  • ls
Fungsi : Menampilkan daftar file dalam directori aktif.
Keterangan : Perintah ini akan menampilkan informasi mengenai direktori dan file. Bentuk sederhana perintah ls akan menampilkan hanya nama file. Bentuk panjang ditandai dengan menggunakan option –l, yang akan menampilkan nama-nama file beserta informasi untuk setiap file yang ditampilkan.
Option-option yang disediakan :
-a : Tampilkan semua file di direktori termasuk isian.
-o : Tampilkan hanya nama direktori
-g : Cetak ID kelompok hanya untuk bentuk panjang
-I : Cetak nomor untuk setiap pemakai
-l : Tampilkan seluruh file secara lengkap
-o : Cetak ID pemakai (bila pemakai –1)
-r : Ubah urutan pengaturan nama file yang telah disusun
-t : Atur nama file berdasarkan waktu modifikasi terakhir, tidak berdasarkan nama
-o : Atur nama file berdasarkan waktu akses terakhir.
Untuk option nama, bila “nama” merupakan sebuah direktori, perintah itu mencetak informasi yang diminta dengan pilihan (option) bagi semua file dalam directori. Bila “nama” sebuah file, maka hanya informasi file bersangkutan yang dicetak.


  • chmod
Fungsi : Mengubah perizinan suatu direktori/file.
Format :
chmod 777 nama_file


  • clear
Fungsi : Bersihkan layar, (sama dengan perintah CLS di DOS) .
Format :
clear
Atau bisa juga tekan kombinasi tombol ctrl+D


  • cmp
Fungsi : Membandingkan file1 dan file2 serta laporkan perbedaannya.
Format :
cmp file1 dan file2
Keterangan : Perintah ini tidak akan melaporkan apa-apa jika file tersebut identik (sama persis).


  • cp
Fungsi : Menggandakan file1 menjadi file2.
Format :
$ cp file1 file2 	→  menyalin file1 ke file2 
Misalnya :
$ cp coba3 /home/syarif/nsmail →  menyalin file coba3 ke direktori lain
Keterangan : Perintah cp akan menyalin satu file ke file lain atau meng-copy satu file atau lebih ke sebuah direktori.


  • rm
Fungsi : Menghapus file.
Format :
rm nama-file
atau
rm /path_file_berada


  • mv
Fungsi : Memindahkan letak suatu file atau bisa juga buat rename nama file.
Format :
$ mv file1 file2 	→  Renama file1 menjadi file2
Atau
$ mv coba3 /home/syarif/nsmail →  Memindahkan file coba3 ke direktori lain
Keterangan : mv akan memindahkan satu file ke file lain atau memindahkan satu file atau lebih, ke sebuah direktori.


  • cat
Fungsi : Menampilkan isi sebuah file (sama dengan perintah TYPE pada DOS). Cat berfungsi untuk mencetak ke layar monitor isi dari sebuah file text. Jika file dililihat menggunakan perintah ini bukan file text maka akan keluar karakterkarakter aneh pada layar.. Untuk menghindari tercetaknya karakter-karakter aneh tersebut dapat digunakan perintah cat –v.


  • more
Fungsi : Menampilkan isi text file per layar.
Format :
more nama-file
Keterangan : Dengan perintah ini isi file dapat ditampilkan perlayar sehingga dapat diperiksa secara detail. Tekan spasi untuk melihat isi file di layar berikutnya.


  • history
Fungsi : Menampilkan perintah-perintah yang telah digunakan sebelumnya.
Format :
history


  • wc
Fungsi : Menghitung jumlah kata, jumlah baris dan jumlah karakter dalam suatu file .
Format :
wc nama-file


  • man
Fungsi : Singkatan dari manual yaitu untuk menampilkan halaman manual untuk semua perintah UNIX. Perintah ini sangat bermanfaat bagi setiap pemakai UNIX karena dapat membantu mengingat kembali perintah-perintah UNIX.
Format :
man nama-perintah


  • grep
Fungsi : Mencari isi suatu file di sembarang directori.
Format :
grep –n ‘nama-file’ di-direktori
Keterangan : Perintah grep akan mencari suatu variable dalam suatu baris tertentu, di dalam sembarang direktori pada semua file. Grep sangat berguna untuk menemukan kata tertentu dalam beberapa dokumen atau mencari adanya sebuah variable dalam sekelompok program.
Misalnya :
grep –n ‘shutdown’ /etc/*.


  • mkdir
Fungsi : Membuat direktori.
Format :
mkdir nama-direktori
Misalnya :
~$ mkdir coba1 coba2 coba3 (membuat 3 direktori sekaligus)
Keterangan : Di DOS peritahnya adalah MD (make direktori)


  • rmdir
Fungsi : Menghapus direktori yang kosong .
Format :
rmdir nama-direktori
Atau
~$ rmdir coba1 coba2 coba3 (menghapus 3 direktori sekaligus)
Jika directori yang dihapus tidak ada maka akan ditampilkan pesan.
Keterangan : Di DOS peritahnya adalah RD (remove direktori).


  • pwd
Fungsi : Menunjukkan direktori aktif.
Format :
pwd


  • cd
Fungsi : Masuk ke lokasi direktori tertentu.
Format :
cd path-direktori
Contoh :
~$ cd /etc , maka akan pindah ke direktori etc


  • adduser
Fungsi : Menambahkan user baru di sistem.
Format :
adduser nama-user


  • ps
Fungsi : Digunakan untuk memonitor informasi tentang proses yang aktif dalam sistem UNIX.
Format :
ps -aux


  • kill
Fungsi : Digunakan untuk menghentikan proses yang sedang berjalan.
Format :
kill id-proses
Keterangan : Id proses dapat dilihat pada kolom PID pada keluaran perintah ps -aux diatas.


  • &
Fungsi : Menjalankan program di belakang layar (multitasking).
Format :
& nama-program


  • bc
Fungsi : Perintah bc dapat digunakan sebagai calculator.
Keterangan : Fasilitas ini tidak ada pada versi UNIX standar.


  • pr
Fungsi : Mencetak isi file ke printer.
Format :
pr nama-file > /dev/lp0


  • write pemakai [tty]
Fungsi : Mengirim pesan ke pemakai yang sedang login.
Keterangan : Write akan membuat hubungan dari keyboard ke layar pemakai yang ditentukan. Apa saja yang diketikkan dari keyboard akan tampak di layar penerima.


  • mesg [pilihan]
Fungsi : Menolak pesan dari pemakai lain.
Keterangan : Anda dapat juga menolak pesan yang dikirim dengan memakai perintah write. Perintah ini tidak dapat menolak ijin bagi super user untuk mengirim pesan.


  • mail [penerima]
Fungsi : Mengirimkan dan membaca pesan berupa surat.
Keterangan : Mail adalah sebuah program pengiriman elektronik yang mengirimkan pesan ke user lain atau membaca pesan dari user lainnya.


  • wall
Fungsi : Pengiriman pesan oleh super user.
Keterangan : Bagi super user, sistem operasi UNIX menyediakan pengiriman pesan keseluruhan pemakai yang sedang log in saat itu dan perintah ini hanya dapat dilakukan oleh super user.




Tulisan diambil dari Ebook Versi 1.0 Ubuntu-Indonesia.Com
Penulis Asli : ondedark
Bahasan Bab IV Ebook
Continue reading →